Repetition
Repetition atau repetisi adalah suatu fungsi yang akan digunakan ketika kita akan mengulangi suatu proses dimana proses tersebut tetap memenuhi suatu statement yang ada. Ada 3 jenis repetisi yaitu for, do, dan do...while. Saat ini kita akan membahas tentang for.Apa sih yang membedakan for dengan looping yang lain?
For ini digunakan saat kita telah memvalidasi atau memberikan suatu nilai kepada suatu variable dan selama suatu variable itu memenuhi suatu statement yang ada maka ia akan terung mengulang intruksi proses yang diberikan kepadanya. For memiliki suatu rumusan sebagai berikut.
for (validasi nilai ; kondisi ; perubahan nilai variable){
proses yang akan dilakukan selama kondisi di atas}
jadi selama nilai tersebut memenuhi kondisi dia akan mengubah nilai dari variable tersebut dan menjalankan intruksi dari proses yang ada.
Contoh:
#include <stdio.h>
int main (){
for ( int i =1 ; i < 10 ; i++){;
printf ("%d", i);}
return 0;
}
Pertama-tama kita harus memvalidasikan nilai awal nya dahulu, sebagai contoh di atas kita akan memvalidasikan integer i dengan nilai 1, dan selama i kurang dari 10, maka akan diprint nilai i. Ketika kondisi diatas terpenuhi maka i akan bertamah 1, dikarenakan i++.
Nested For
Nested for adalah suatu fungsi for yang berada di dalam for. Cara kerjanya hampir mirip dengan for pada umumnya dengan beberapa perbedaan. Formula nested for dapat ditulis seperti berikut.
for (validasi nilai ; kondisi for 1 ; perubahan nilai variable){
proses yang akan dilakukan selama kondisi 1 di atas terpenuhi
for (validasi nilai ; kondisi for 2 ; perubahan nilai variable){
proses yang akan dilakukan selama kondisi 2 di atas terpenuhi
}
}
proses yang akan dilakukan selama kondisi 1 di atas terpenuhi
for (validasi nilai ; kondisi for 2 ; perubahan nilai variable){
proses yang akan dilakukan selama kondisi 2 di atas terpenuhi
}
}
Jadi, for yang pertama akan berjalan, dia akan melakukan suatu proses yang telah ditentukan, hingga for ke 2 dia akan melakukan proses tersebut hingga kondisi pada for ke 2 tidak terpenuhi lagi. Ketika for ke 2 tidak terpenuhi lagi, maka increment atau decrement akan dilakukan pada for pertama, dan pengulangan selanjutnya.
Contoh:
Nested for dapat digunakan untuk membuat 2 dimensi seperti di bawah.
Wait till the next topic. CYA~
Vinsencius Arnold Alvaro
2201749583
vincencius.alvaro@binus.ac.id
binus.ac.id
skyconnectiva.com



No comments:
Post a Comment